Jembatan Cijagra dan KM 0 Citarum dibintangi Donny Kusuma, Ade Rai, dan Puteri Indonesia Kezia Warouw
Ade Rai (Foto: Dok Sido Muncul)
Jakarta - Prajurit TNI masih berjuang dan bahu membahu merevitalisasi dan menjaga Sungai Citarum. Upaya yang dimulai sejak Desember 2017 lalu, telah melibatkan ratusan anggota TNI dari Kodam Siliwangi untuk menjadikan kawasan hulu sungai ini lebih baik.

Upaya pembersihan ini juga didukung oleh PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Berbeda dengan TNI, perusahaan jamu ini mengajak masyarakat peduli Sungai Citarum melalui pembuatan iklan Kuku Bima Energi.

"Sido Muncul akan berusaha membantu upaya pemerintah dalam menyelamatkan Sungai Citarum agar bisa kembali jernih. Sungai Citarum merupakan sumber air bagi masyarakat dan jika kita pelihara bersama maka akan menjadi sumber kehidupan juga," jelas Direktur Marketing Sido Muncul Irwan Hidayat dalam keterangan tertulis, Selasa (6/3/2018).

Mengusung tema 'Ayo Selamatkan Citarum!', proses syuting dilakukan di dua lokasi, yaitu Jembatan Cijagra dan KM 0 Citarum pada Senin, (5/3/2018). Iklan ini dibintangi oleh aktor Donny Kusuma, binaragawan Ade Rai, dan Puteri Indonesia 2016 Kezia Warouw.

Pada iklan ini akan ditampilkan gundukan sampah yang merupakan penyebab banjir karena aliran sungai tersumbat. Selain itu, diperlihatkan juga lokasi dari sumber air Citarum sekaligus titik 0 KM Citarum yang masih bersih dan jernih yaitu di Situ Cisanti.

Dalam pembuatan iklan ini, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi Doni Monardo hadir memberikan dukungan. Rencananya iklan akan ditayangkan pada April mendatang di beberapa televisi nasional.

"Melalui iklan ini, kami harap dapat menyadarkan masyarakat agar berpartisipasi mendukung program pemerintah dengan langkah kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan. Jika tidak ada paritisipasi dari masyarakat, maka upaya pemerintah untuk menyelamatkan Sungai Citarum pun tidak akan berhasil," tambah Irwan.

Ade Rai (Foto: Dok Sido Muncul)
Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat yang memiliki panjang aliran mencapai 300 km. Namun, Sungai Citarum telah tercemar oleh berbagai limbah, seperti limbah domestik, limbah industri dari pabrik, serta limbah peternakan dan perikanan. 

Padahal Sungai Citarum dinilai memiliki fungsi vital dan bermanfaat karena bisa menjadi sumber air minum bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Sebelumnya, terhitung mulai 1 Desember 2017, Kodam Siliwangi mengerahkan 400 personel untuk merevitalisasi Danau Cisanti. Anggota TNI dalam merevitalisasi Danau Cisanti tidak hanya membersihkan sampah. Prajurit TNI juga melakukan penanaman bibit pohon di sekitar Danau Cisanti.

Ade Rai (Foto: Dok Sido Muncul)
TNI juga akan melakukan beberapa perubahan agar Danau Cisanti bisa menjadi tempat wisata bagi wisatawan. Bahkan, wisatawan bisa menggunakan Landing Craft Rubber (LCR)/ perahu karet) milik TNI agar bisa pelesiran di tengah danau. 

Prajurit TNI juga melakukan penanaman bibit pohon di sekitar Danau Cisanti. Penanaman 300 ribu pohon di antaranya Rasamala, Puspa, Mangled, serta Damar yang bersifat ekologis dan ekonomis. Sebanyak 200 dari 400 personel yang membersihkan Cisanti, dikerahkan untuk menanam bibit pohon. (Detik)

Post A Comment: