Kehadiran pegiat hidup sehat Ade Rai meng­undang decak kagum 450 peserta Seminar Nasional Kesehatan dan Pelantikan Pengurus Daerah
FOTO BERSAMA: Ketua Umum IAKMI Provinsi Riau Dr Nopriadi SKM MKes (kiri), foto bersama pembicara seminar nasional IAKMI di Grand Hotel, Sabtu (24/3/2018)(HUMAS IAKMI FOR RIAU POS
Pekanbaru - Kehadiran pegiat hidup sehat Ade Rai meng­undang decak kagum 450 peserta Seminar Nasional Kesehatan dan Pelantikan Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Riau 2018-2021 di Grand Hotel Pekanbaru,  Sabtu (24/3).  

Peserta seminar ini diikuti perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kabupaten dan kota, RS, mahasiswa, dosen, anggota IAKMI, pegiat hidup sehat dari beberapa atlet fitness di Riau.  Hadir, Deputi Direksi BPJS Kesehatan Riau, Kepri, Sumbar dan Jambi (Sumbagteng) Siswandi SE MM Cobit, Ketua Umum IAKMI Pusat 2016-2019 Dr Ridwan Mochtar Thaha MSc, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra Hj Mimi Yuliani Nasir Apt  dan Ketua Pengda IAKMI Provinsi Riau Dr Nopriadi SKM MKes, Ketua STIKes Hang Tuah Pekanbaru H Ahmad Hanafi SKM MKes, mantan Ketua IAKMI Riau dr H Zainal Abidin MPH, Gubernur Riau yang diwakili Kepala Disdukcapildalduk dan KB Provinsi Riau H Andra Sjafril SKM MKes .

Ade Rai mengajak untuk cerdas mengelola kesehatan.Ini artinya, pengetahuan bukan sesuatu kekuatan, melainkan harus diaplikasikan.Hidup sehat harus dimulai dari diri sendiri.Mewujudkan hidup sehat, ibu merupakan ujung tombak kesehatan di keluarga. Ketika individu sehat secara otomatis individu kuat dan bangsa juga akan kuat. ‘’Tubuh yang kita miliki adalah bangunan yang harus kita jaga,’’ ujarnya.Ia mendefinisikan kesehatan itu adalah menciptakan kemampuan untuk kesenangan pada tubuh,’’ ujarnya.

 Dalam kesempatan itu dilakukan pengukuhan pengurus IAKMI Provinsi Riau yang diketuai Dr Nopriadi SKM MKes oleh Ketua Umum IAKMI Pusat Dr Ridwan Mochtar Thaha MSc. Dr Ridwan Mochtar Thaha MSC mengatakan, bangsa ini dihadapkan pada masalah besar kesehatan seperti gizi kurang dan gizi lebih. 90 persen pendapatan warga di Indonesia untuk konsumsi dan 43 persen digunakan untuk makanan tidak sehat. Kemudian jumlah perokok 10 tahun ke atas terdapat 2,5 persen.

 Selanjutnya imunisasi berdasarkan catatan Kemenkes 83 persen berhasil tetapi terdapat difteri dan campak.Ini merupakan pekerjaan IAKMI ikut mencarikan solusi.Sementara itu, Ketua Umum IAKMI Provinsi Riau Dr Nopriadi mengatakan, organisasi yang dipimpinnya memiliki tantangan untuk mengatasi berbagai kesehatan. Pada saat itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara IAKMI Riau dengan BPJS Kesehatan Sumbagteng, pelantikan Pengcab IAKMI Rokan Hilir yang diketuai oleh Nina Elvita SKM MKes.‘’Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dr H Zainal Abidin MPH yang telah berjasa membesarkan IAKMI Riau,’’ ucapnya. (Riaupos.co)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Post A Comment: